Masalah dan Potensi

  • 09 Juli 2019

Masalah dan Potensi

Banyaknya potensi yang layak untuk dikembangkan secara optimal di desa Bulo Wattang karena selain di dukung oleh letaknya secara geografis mayoritas daerah daratan serta curah hujan merata sepanjang tahun yang termasuk tipe iklim C dan B sehingga memungkinkan warga untuk dapat lebih memaksimalkan potensi penggunaannya.  Adapun topografi memiliki tanah yang datar, bergelombang  yang sangat mendukung pengelolaan potensi desa disetiap sektor.

Potensi sektor pertanian dan perkebunan terutama padi, tanaman jeruk, palawija/kacang-kacangan, tanaman jagung,  serta tanaman sayur-sayuran dan buah-buahan (rambutan, lahan dan lainnya) serta potensi peternakan selain itu juga potensi lahan pertanian yang sangat subur.  Potensi Sumber Daya Manusia (SDM) yang terdapat di desa masih terjaganya nilai-nilai kegotong royong-nya dan musyawarah sehingga setiap permasalahan yang ada di desa dapat di selesaikan secara bersama – sama oleh setiap warga. Yang umumnya difasilitasi oleh tokoh masyarakat.

 

  1. MASALAH

Analisa keadaan darurat dilakukan untuk mengantisipasi berbagai permasalahan yang muncul secara tiba-tiba, baik disebabkan oleh bencana alam dan ataupun sebab lain yang apabila tidak segera diatasi akan semakin menimbulkan masalah bagi masyarakat. Berdasarkan analisa pemerintah desa dan laporan yang disampaikan oleh masyarakat, terdapat masalah mendesak yang harus secepatnya diatasi oleh pemerintah desa.

Desa Bulo Wattang yang sudah tergolong desa swadaya namun masihtertinggal jika ditinjau dari beberapa aspek. Ketertingaalan ini disebabkan berbagai masalah yang mendasar. diantaranya adalah :

  1. Bidang Pengembangan Wilayah

Beberapa masalah terkait pengembangan wilayah yang dirasakan oleh masyarakat desa Bulo Wattang yang terlihat adalah berikut ini : Dalam hal yang  menunjang peningkatan kualitas pendidikan tidak terlepas dari sarana dan prasarana pendidikan yang memadai, sedangkan dibeberapa daerah seperti  terkhusus di desa Bulo Wattang dusun  dua  Bulo Wattang  masih sangat minim sarana yang menunjang pendidikan, Sekolah yang ada hanya PAUD  1  unit  masing-masing dusun  dengan kapasitas sarana prasarana yang tidak mencukupi , siswa harus belajar di Dusun satu masing  begitupula dengan sekolah dasar ( SD) sangat minim sarana prasarana.

Untuk kondisi sarana prasarana, masyarakat desa Bulo Wattang juga masih terbatas seperti kondisi jalan yang belum membaik, jembatan, jalan tani ,Plat dekker, gorong-gorong,  sehingga warga sangat sulit dalam hal mengakses dan mendistribusikan hasil pertanian dan perkebunan. Beberapa area perkebunan juga masih membutuhkan jalan tani.

Kurangnya akses air bersih (khususnya dusun dua Bulo Wattang)  juga sangat dirasakan oleh warga ditambah adanya kebiasaan warga menggunakan air yang tidak bersih untuk kebutuhan sehari-hari dan mengkonsumsi air minum yang tidak di masak, sehingga perlu kiranya untuk pembangunan fasilitas air bersih yang lebih banyak sehingga kebutuhan air bersih terpenuhi. Kurangnya MCK dan jamban keluarga,khus9usnya dusun dua. juga mempengaruhi masalah kesehatan karena masih banyak warga yang tidak memiliki jamban keluarga. Kebutuhan terhadap MCK sangat penting untuk kebutuhan masyarakat banyak di desa.

Terjadinya penyumbatan saluran air di setiap dusun dan RT juga sering terjadi banjir pada musim penghujan turun yang diakibatkan meluapnya air hujan dan air sungai  serta sungai kecil yang ada di desa, sehingga menjadi penting jika drainase, jembatan, plat deucker, gorong-gorong, konservasi/penghijauan.

Minimnya sarana kesehatan yang memadai juga turut dirasakan oleh warga desa Bulo Wattang. Seringga terjangkit penyakit-penyakit musiman seperti penyakit kulit, gatal-gatal masih dianggap hal yang biasa oleh warga karena terbatasnya penyuluhan kesehatan serta biaya yang mahal dan masih kurangnya tingkat kesdaran masyarakat tentang Perilaku Hidup Bersih Sehat .   Sehingga jika terdapat akses kesehatan yang cukup baik maka pelayanan kesehatan warga juga menjadi maksimal.

  1. Bidang Ekonomi

Masalah yang terkait pada bidang ekonomi yang dirasakan oleh masyarakat desa Bulo Wattang  yang terlihat adalah desa Bulo Wattang mempunyai komoditas utama padi  dan sayur-sayuran . Sebagian besar penduduknya adalah petani. Sumberdaya alamnya pun menjanjinkan, mulai dari tersedianya lahan pertanian, perkebunan,  banyaknya rumput hijauan sebagai pakan ternak. Namun masih banyak warga masyarakat yang masih kesulitan membeli pupuk, bibit tanaman sayur-sayuran  dan bibit ternak sapi maupun kambing juga ayam. Hal ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan untuk memanfaatkan dan mengelola sumberdaya yang ada secara maksimal misalnya petani  dan sayur-sayuran   juga tanaman lain, kesulitan mengelolanya  karena masih menggunakan metode tradisional sehingga membutuhkan waktu yang lama dan proses pengolahannya, dan juga kurangnnya modal untuk memulai berusaha dan minimnya pengetahuan pemasaran hasil pertanian.

Secara geografis desa Bulo Wattang, Tanah yang subur dimiliki oleh desa ini namun,hanya ditanami padi dan  perkebunan lainnya , jika turun hujan berturut-turut 2-3 hari maka terjadi genangan.  Ada cekdam yang dibangun didusun dua yang bisa membantu beberapa area perkebunan namun cekdam tersebut tidak berfungsi karena perlu pengerukan . Dan di perlukan  adanya tanaman lain yang ditanam untuk menutupi kekurangan hasil panen tersebut misalnya dengan menanam , lansat, rambutan atau buah-buahan lain juga tanaman musiman atau palawija sehingga produksi yang dihasilkan warga dengan system difersifikasi  yang dapat memenuhi kebutuhan hidup warga masyarakat.

Salah satu faktor yang menunjang dalam peningkatan ekonomi desa Bulo Wattang  adalah perempuan. Jika ibu rumah tangga sudah mandiri dalam mengelola keuangan dan hasil pertanian maka keluargapun akan menjadi mandiri. Dianggap penting juga jika ada bantuan modal simpan pinjam khusus perempuan. Sebagai stimulus bagi kaum perempuan untuk ikut berusaha membantu perekonomian keluarga.

  1. Bidang Sosial Budaya

Beberapa masalah terkait bidang sosial budaya adalah Keahlian dalam bidang tertentu dirasakan sangat bermanfaat dalam menunjang usaha rumahan, hal ini diharapkan untuk memandirikan masyarakat desa terutama untuk pemuda yang pengangguran, sehingga mereka tidak lagi pergi merantau untuk mencari kerja,  juga dalam hal bertani dan beternak yang baik sehingga hasil pertanian dan peternakan menjadi maksimal, tidak cepat rusak bahkan mati ataupun gagal panen, olehnya itu dibutuhkan penyuluhan-penyuluhan tentang pertanian dan peternakan serta pelatihan keterampilan untuk usaha pemuda di desa.

Kesehatan merupakan hal yang paling mendasar dalam melaksanakan aktifitas, Penyuluhan tentang kesehatan di desa Bulo Wattang jarang dilakukan kepada masyarakat, sehingga pemahaman tentang kesehatan dan kebersihan masih sangat rendah, keterbatasan pengetahuan ini menyebabkan masyarakat tidak disiplin dalam menjaga lingkungan dan kesehatan. Fasilitas kesehatan yang tersedia di pustu sangat terbatas,  dan harga obat-obat mahal harganya sehingga terjadi kesenjangan pelayanan kesehatan warga. Peningkatan sumberdaya manusia dalam bidang pendidikan yang telah dilaksanakan sekarang, kondisi yang ada sekarang di sekolah masih kekurangan tenaga pendidik, minimnya buku-buku di perpustakaan, buku paket sekolah dan alat peraga sekolah, guru mengaji dan tenaga pengajar TK dan PAUD masih kurang diperhatikan kesejahtraannya,  dan masih kurangnya budaya gemar membaca di desa. Jika kualitas pendidikan sudah baik maka kualitas sumberdaya manusianya menjadi meningkat.

  Kondisi sosial budaya masyarakat ditunjukkan masih rendahnya kualitas dari sebagian SDM masyarakat di desa Bulo Wattang, meskipun demikian tingkat partisipasi masyarakat dalam memikirkan masa depan desa cukup tinggi ini dibuktikan dengan besarnya peran serta masyarakat dalam kegiatan Gotong Royong. Di samping itu masyarakat desa Bulo Wattang yang cenderung memiliki sifat kebersamaan dan terbuka dapat dimanfaatkan sebagai pendorong budaya transparansi dalam setiap penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan.

Munculnya masalah kemiskinan sangat kontras dengan potensi yang dimiliki desa,  ini menunjukkan bahwa kondisi kemiskinan dan ketertinggalan disebabkan oleh kurangnya akses informasi, teknologi, modal dan kesempatan masyarakat untuk mengakses hasil-hasil pembangunan secara umum karena keterbatasan infrastruktur dan keterbatasan akses peningkatan kapasitas kualitas Sumber Daya Manusia,  masyarakat Bulo Wattang  masih sangat memegang nilai-nilai kegotong royongan dan masih memelihara sifat kekeluargaan yang tinggi meskipun kondisi suku masyarakat yang heterogen.

  1. POTENSI DESA

Desa Bulo Wattang Kecamatan PANCA RIJANG  Kab.Sidrap sudah termasuk dalam klasifikasi desa swadaya karena memiliki potensi yang cukup besar, baik potensi yang sudah dimanfaatkan maupun yang belum dimanfaatkan secara optimal. Potensi yang ada, baik sumber daya alam maupun sumber daya manusianya perlu terus digali dan dikembangkan untuk kemakmuran masyarakat secara umum.

  1. Potensi Sumber Daya Alam
  2. sumber daya alam desa Bulo Wattang cukup besar yang didominasi oleh perkebunan dan pertanian. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada Tabel 6 berikut ini 

Tabel 4. Potensi Sumber Daya Alam Desa Bulo Wattang, Kecamatan Watang Sidenreng,

No

Uraian Sumber Daya Alam

Luas (Ha)

1

Sawah

± 400 Ha

2

Kebun

230,3 Ha

3

Pemukiman

20 Ha

 

Total

650,3 Ha

  1. Potensi Sumber Daya Manusia

Potensi sumber daya manusia desa Bulo Wattang sangat minim, dalam artian masih banyak masyarakat yang tidak berpendidikan  dengan melihat persentase jumlah penduduk, tingkat pendidikan terinci pada Tabel berikut :

Tabel 5. Potensi Sumberdaya Manusia Berdasarkan Tingkat Pendidikan dari Data Dasar Penduduk, Desa Bulo Wattang

No

Desa

Pendidikan (orang)

 

SD

SLTP

SLTA

SARJANA

S1

Desa Bulo Wattang

521

219

208

54

Tabel di atas menunjukkan Potensi Sumber daya Manusia Berdasarkan Tingkat Pendidikan dari Data Dasar Penduduk, Desa Bulo Wattang, Kecamatan Watang Sidenreng memperlihatkan tingkat pendidikan SD sebanyak 521  orang, tingkat pendidkan SLTP 219 orang, tingkat pendidikan SLTA sebanyak 208  orang,tingkat pendidikan Sarjana 54 orang  sehingga total jumlah potensi SDM sebanyak  1.002   orang.

  1. Potensi Ekonomi

Adapun potensi ekonomi desa berdasarkan bidang usaha dengan jumlah kepala keluarga yang menggelutinya dan potensi usaha yang ada dapat terlihat dalam tabel Tabel 6 dan 7 berikut ini :

Tabel 6. Tingkat Bidang Usaha dengan Jumlah KK yang ada di Desa Bulo Wattang

No

Bidang Usaha

   Jumlah

1

Petani

101 KK

2

Buruh Tani

289 KK

3

Peternak

12 KK

4

Pedagang

19 KK

5

PNS

10 KK

6

Pengrajin

5 KK

7

Lain-lain

98 KK

 

Tabel 7. Potensi Ekonomi Berdasarkan Jumlah (unit) desa Bulo Wattang

No

POTENSI

UNIT

1

Usaha Dagang Hasil Bumi

 7  unit

2

Usaha Dagang Campuran (Skala Rumah Tangga)

25 unit

3

Usaha Pertukangan / Somel

5 unit

Tabel tersebut di atas menunjukkan potensi ekonomi berdasarkan jumlah (unit), yang mana menunjukkan Usaha dagang hasil bumi sebanyak 7 unit, usaha dagang campuran skala rumah tangga sebanyak 25  unit dan usaha pertukangan/somel sebanyak  5  unit.

  • 09 Juli 2019